Pulau Seribu vs Pulau-Pulau di Indonesia

23 07 2008
Pulau Seribu

Pulau Seribu

Kalau teman teman membaca judul di atas, pasti berpikir Aku pergi ke Pulau seribu untuk berwisata bersama keluarga teman-teman dll. Sebernya nya ini satu ke konyolan yang aku lakukan dengan tidak sengaja, pada saat ibu guru memberikan pertanyaan tentang pulau apa saja yang terdapat di Indonesia. Oh ya… kawan guru kelas kami di kelas V SDk Tunas Bangsa Sunter sekarang sering di pangil bu Wendy, Saat ibu Wendy memberikan pertanyan aku dengan sangat percaya diri, mengangkat tangan untuk menjawap pertanyaan.. wah… ternyata ibu guru menyebut nama ku Joshua agar aku segera menjawab pertanyaan, dengan tampa berpikir panjang aku menjawab !”pulau seribu” bu…. karena yang ada di kepala ku banyak Pulau di Indonesia termasuk pulau seribu. Wahh… rame satu kelas semuanya tertawaaa… hihihi… pulau seribu kan terdapat di DKI jakarta. pertanyan yang dimaksud ibu guru adalah sebutkan pulau-pulau yang terdapat di Indonesia. Aku menjawab pulau seribu. Wah mau taro di mana muka ku ini jadi malu… satu kelas tertawa terbahak-bahak hikss…

Itulah kawan akibat dari aku menjawab pertanya ibu guru dengan tanpa berpikir lebih dulu baru menjawab hehehe…oleh karena aku tinggal di Jakarta seakan pulau Seribu lebih terkenal dari pulau-pulau lain di Indonesia. Pengalaman berharga yang aku miliki tidak akan pernah aku lupakan. Pengalaman itu memang benar guru yang paling berharga.

kepulauan di Indonesia

kepulauan di Indonesia





Aku Belajar Malam Bersama Ayah

9 03 2008

Pada hari sabtu lalu tanggal 8-maret-08, Aku bersama ibu pergih ke toko buku untuk mencari buku ulangan semester sekolah dasar untuk kelas IV. Setiba di toko buku, kami mencari buku yang di maksut, akhirnya kami menemukan buku ulangan sekolah dasar yaitu ulangan harian dan ulangan blok, gabungan:

Ulangan Sekolah Dasar

  • MATEMETIKA
  • IPA-PKPS
  • B. INDONESIA
  • B. INGGRIS
  • PENJASKES
  • KERTAKES

Tim Cipta Insan Kreatif penerbit Epsilon Grup.

Selesai berbelanja di toko buku itu, Aku ingin segera pulang karena pingin segera membaca buku tersebut dan belajar malam bersama ayah di rumah, tetapi ibu masih inggin berbelanja yang lain terpaksa Aku harus bersabar deh… rupanya ibu mengetahui keingginan ku itu dan segera mencari barang kebutuhannya sehingga kami berdua segera pulang oh gembiranya hati ini ibu… terima kasih hi hi hi…

Setiba tiba di rumah, aku tidak sabar inggin segera membaca isi buku itu, di bantu oleh ayah, aku mempelajari nya, karena pada hari senin nanti, di sekolah ku Tunas Bangsa Sunter, kelas ku akan ada ulangan IPA sehingga Aku memilih untuk membaca di bagian pelajaran IPA.

Setelah belajar sesuai dengan suruhan bu guru, aku di bantu ayah untuk test tanya-jawab nya, terus di ulang-ulang oleh ayah sampai aku mengerti dan menghafalnya karena ayah mengetahui kalau aku kurang suka dengan hafalan tetapi lebih suka praktek langsung, bagi aku lebih cepat mengerti dan tidak membosankan.

Selesai sudah tugas belajar malam hari itu, aku dan ayah membicarakan tentang pelajaran yang baru aku pelajari sambil bercanda, di antaranya tentang sifat-sifat Air, Gas dll. Aku berpikir tentang air, apakah air itu bisa di hitung jumlahnya? seingat aku bisa, ada itu alatnya tetapi nama alat itu apaya… aku lupa yang aku ingat orang yang bisa menghitung jumlah air itu namanya profesor, wah betul si om profesor ni yang jago hitung jumlahnya air tu hihihi… aku bertanya pada ayah sambil bercanda, oh…ya aku memanggil ayah dengan sebutan Papi:

Aku: Papi… air bisa di hitung? Papi tau ga.

Ayah: Menghitung air? maksudnya jumlah titik-titik air?

Aku: Ada tu pi alat nya itu loh… yang di pasang dekat kepala nya profesor, yang alat nya begini, (aku memberi contoh dengan mengepalkan kedua tangan sambil menumpukkan tangan kiri diatas tangan kanan)

Ayah: Bagaimana? kata kamu nama alatnya adalah kepalanya profesor, bagaimana cara nya?

Aku: Terdiam dan berpikir sambil senyam senyum hihihi…

Ayah: Kalau alatnya adalah kepala profesor yang botak pasti lebih gampang lagi menghitung jumlah titik-titik air.

Ayah dan aku: Ketawa terbahak-bahak…

Aku: Ihh si papi…





Aku di Tunas Bangsa Sunter

26 01 2008

Hi teman-teman, hari ini hari pertamaku untuk memulai posting di site ku ini, karena hari ini juga terpaksa saya harus belajar menulis… hihihi sorry ya teman-teman kalau ada kesalahan di tulisan ku ini. Bingung nih harus tulis tentang apa ya??? Ku pikir-pikir akhirnya aku mulai dari kelas ku aja ah.

Aku kelas 4 SD di Tunas Bangsa Sunter. Guru ku bernama Bu Meta. Beliau mengajari pelajaran matematika. Teman- teman ku semuanya berjumlah 17 orang termasuk saya. Dari semua kelas yang ada, kelas kami yang paling sedikit jumlah muridnya. Kami selalu kompak berdoa bersama, belajar bersama mengerjakan pelajaran sekolah, bercanda bersama teman-teman, semua saling mengasihi . Waktu istirahat kami tidak suka keluar ruangan kelas, kami lebih suka berkumpul di kelas sambil menikmati makanan yang di bawa dari rumah. Tapi ada juga yang tidak sempat membawa makanan dari rumah. Mereka membelinya di kantin sekolah. Kami semua sangat senang sekolah. Di sana karena nyaman dan tenteram, walau kadang sedikit ribut tetapi hanya sebentar saja.

Ada seorang teman saya yang selalu mendapat nilai bagus. Teman yang lain ingin seperti Daverrell jeremiah josi . Semua anak di kelas ingin menjadi seperti daverrell yang dipanggil Verrell . Dia selalu mendapat nilai 10, 9, 8. Dia tak penah dapat di bawah 8. Teman-temanku semuanya baik. Pulang sekolah, kami berdoa bersama-sama dan berbaris. Kami keluar kelas. Satu per satu dan menunggu jemputan.